Minggu, 17 November 2013
elegi sebuah elegi
raja kesedihan sebuah imagi dalam persona manusia, bagian dari dirinya,
sebuah sisi elegi, yang selalu hinggap seperti bayang2, tidak jauh tidak
dekat, raja kesedihan sebuah realita yang ada dalam elegi anak adam,
sehingga pantas kiranya manusia dijuluki elegi raja kesedihan
Senin, 08 April 2013
PUISI UNTUK RUMAH TANGGA YANG ABSURD
Perahu
itu sudah retak tiada yang acuh lagi, kemanakah mereka manusia-manusia
perahu itu?, derap-derap langkah mereka ? kemanakah jaring mereka,
perahu mereka telah retak. lusuh bercampur kristal garam yang putih.
Retak dalam lautan luas sekarat menuju dasar yang tidak berujung. Masih adakah
yang acuh, pulihkanlah perahu yang retak itu, kehidupan akan berhenti
sejenak memandang perahu yang retak itu.
Tiada Jaring untuk digandar, tiada lagi tawa kecil pertemanan, pandanglah dan tangisilah perahu retak itu dan jangan biarkanlah tenggelam.
Tiada Jaring untuk digandar, tiada lagi tawa kecil pertemanan, pandanglah dan tangisilah perahu retak itu dan jangan biarkanlah tenggelam.
Manusia dalam kebingungannya
Keberadaan manusia menggiring manusia kepada kebingungan yang besar, betapa kecilnya keberadaan manusia, hingga ditelan oleh kebingannya sendiri, gentarlah wahai manusia-manusia yang Adimanusia. Dimanakah tangan-tangan kasarmu itu?, perhatikanlah wahai manusia Adimanusia tidakkah sumpah serapah kalian menggiring kalian kepada ketidaktahuan itu sendiri? pertanyakanlah wahai manusia benarkah keberadaan manusia menggiring kepada kebingungan yang besar, sedang engkau adalah manusia Luhur seturut RupaNYA? dimanakah keluhuranmu itu?
Jumat, 28 Desember 2012
"LENNY" adalah kisah cinta. Cinta untuk seorang wanita dan cinta untuk gitar.
"LENNY" adalah kisah cinta. Cinta untuk seorang wanita dan cinta untuk gitar.
Pada tahun 2004 gitar Fender Stratocaster 1965 ini dilelang di New York
dan terjual dengan harga $ 623.500 oleh Keith Brawley (wakil presiden
New York Guitar Center).. (mahal juga ya?, padahal SRV membeli gitar ini
cuman $350, hehehe…)
Fender, Guitar Center ® dan Stevie Ray
Vaughan estate bekerja sama mereplika dan memproduksi gitar ini dalam
edisi terbatas, hanya 185 saja. Gitar ini dijual di Amerika Serikat dan
tersedia secara eksklusif di Guitar Center dan diperkenalkan pada 12
Desember 2007 dengan harga $ 17.000 (US)
Gitar ini salah satu instrumen favorit Stevie.,,, nama Lenny sendiri
berasal dari nama istri Stevie yaitu Lenora. Lenora memberikan gitar
ini sebagai hadiah ulang tahun Stevie yg ke 26, yang pada saat itu stevie
belum mencapai ketenaran .
Pada tggl 3 Oktober 1980 Stevie
menemukan gitar ini di pasar loak di Austin, Texas. Sayangnya Stevie
tidak memiliki uang $350 untuk harga yang diinginkan penjual. .
Akhirnya, Lenora mengumpulkan $50 dari tujuh teman dekatnya untuk
membeli gitar tersebut sebagai hadiah ulang tahun Stevie, begitu
senangnya Stevie sampai tidak tidur semalaman dan menulis lagu, dan
ketika Lenora "Lenny" terbangun, Stevie memainkan lagu "Lenny" pada
gitar tersebut untuk istri tercintanya (kurang lebih seperti itu
sejarah gitar ini )
Pada tahun 2004 gitar Fender Stratocaster 1965 ini dilelang di New York
dan terjual dengan harga $ 623.500 oleh Keith Brawley (wakil presiden
New York Guitar Center).. (mahal juga ya?, padahal SRV membeli gitar ini
cuman $350, hehehe…)
Fender, Guitar Center ® dan Stevie Ray Vaughan estate bekerja sama mereplika dan memproduksi gitar ini dalam edisi terbatas, hanya 185 saja. Gitar ini dijual di Amerika Serikat dan tersedia secara eksklusif di Guitar Center dan diperkenalkan pada 12 Desember 2007 dengan harga $ 17.000 (US)
Gitar ini salah satu instrumen favorit Stevie.,,, nama Lenny sendiri berasal dari nama istri Stevie yaitu Lenora. Lenora memberikan gitar ini sebagai hadiah ulang tahun Stevie yg ke 26, yang pada saat itu stevie belum mencapai ketenaran .
Pada tggl 3 Oktober 1980 Stevie menemukan gitar ini di pasar loak di Austin, Texas. Sayangnya Stevie tidak memiliki uang $350 untuk harga yang diinginkan penjual. . Akhirnya, Lenora mengumpulkan $50 dari tujuh teman dekatnya untuk membeli gitar tersebut sebagai hadiah ulang tahun Stevie, begitu senangnya Stevie sampai tidak tidur semalaman dan menulis lagu, dan ketika Lenora "Lenny" terbangun, Stevie memainkan lagu "Lenny" pada gitar tersebut untuk istri tercintanya (kurang lebih seperti itu sejarah gitar ini )
Fender, Guitar Center ® dan Stevie Ray Vaughan estate bekerja sama mereplika dan memproduksi gitar ini dalam edisi terbatas, hanya 185 saja. Gitar ini dijual di Amerika Serikat dan tersedia secara eksklusif di Guitar Center dan diperkenalkan pada 12 Desember 2007 dengan harga $ 17.000 (US)
Gitar ini salah satu instrumen favorit Stevie.,,, nama Lenny sendiri berasal dari nama istri Stevie yaitu Lenora. Lenora memberikan gitar ini sebagai hadiah ulang tahun Stevie yg ke 26, yang pada saat itu stevie belum mencapai ketenaran .
Pada tggl 3 Oktober 1980 Stevie menemukan gitar ini di pasar loak di Austin, Texas. Sayangnya Stevie tidak memiliki uang $350 untuk harga yang diinginkan penjual. . Akhirnya, Lenora mengumpulkan $50 dari tujuh teman dekatnya untuk membeli gitar tersebut sebagai hadiah ulang tahun Stevie, begitu senangnya Stevie sampai tidak tidur semalaman dan menulis lagu, dan ketika Lenora "Lenny" terbangun, Stevie memainkan lagu "Lenny" pada gitar tersebut untuk istri tercintanya (kurang lebih seperti itu sejarah gitar ini )
Rabu, 29 Agustus 2012
Pearl
Beberapa saat yang
lalu saya mendengarkan sebuah lagu dari sade yang berjudul pearl,
sebernarnya saya sudah cukup lama tidak mendegarkan lagu ini, walaupun
saya punya album love deluxe untuk lagu ini.
Sebetulnya saya agak ragu untuk memahami makna dari lagu pearl, karena materi lagu ini bagi saya pribadi sangat dalam jadinya belum berani untuk memahami seluruhnya. Lagu Pearl sendiri ada ada di album ke empat dengan titel album love deluxe yang dirilis pada tahun 1992. Pada masa itu saya masih duduk di bangku sekolah dasar, tapi saya pertama kali mengenal sade melalui lagu smooth operator, sekitar awal 1990an radio masih memutarkan lagu tersebut namun saya belum tahu siapa yang menyanyikan lagu tersebut.
Baru awal tahun 2000, awal saya kuliah saya baru tahu sadelah yang menyanyikan lagu tersebut. Kalau kita lihat latar belakang sade, kita akan tahu bahwa perjalanan hidupnya dimulai dari sebuah keluarga yang tidak utuh. orang tua sade bercerai, terlahir dengan nama Helen Folasade Adu (16 January 1959) dengan mempunyai satu orang adik yang bernama Banji adu. Nama tengah yaitu Folasade berarti "honour confers your crown", yah kalau diindonesiakan kurang lebih Kehormatan yang memahkotai anda (dibaca "dirinya").
Kembali ke lagu Pearl, materi lagu tersebut bisa dikatakan luar biasa, karena dia mampu mengungkap sebuah bagian lain dari sebuah kehidupan melalui sosok wanita nigeria yang untuk sebagian orang tidak pernah dianggap ada keberadaannya.
Sade menuangkan kedalam sebuah lagu denagn sangat sempurna;
There is a woman in Somalia
Scraping for pearls on the roadside
There's a force stronger than nature
Keeps her will alive
This is how she's dying
She's dying to survive
Don't know what she's made of
I would like to be that brave
Dari penggalan lirik diatas membuat saya merinding, kenapa?, karena sade begitu jelas menggambarkan perjuangan seorang wanita yang berjuang untuk hidupnya demi hidupnya
She cries to the heaven above
There is a stone in my heart
She lives a life she didn't choose
And it hurts like brand-new shoes
dia juga menggambarkan bagaimana sulitnya menjalani hidup ditengah negara afrika yang sangat miskin," She cries to the heaven,There is a stone in my heart She lives a life she didn't choose And it hurts like brand-new shoes", lihat begitu gamblangnya sade menggambarkan asa dari sebuah perempuan tersebut dimana mengeluh kepada manusia pun tidak ada artinya hanya kepada tuhan saja dia mengeluh mengenenai kehidupan yang dijalani tetapi bukan yang diinginkan, bisa dikatakan seperti batu sandungan atau duri dalam daging. Kalau dilihat untuk kehidupan sekarang saya denngan bercermin kepada lagu Pearl seharusnya perempuan-perempuan masa kini malu terhadap kehidupannya yang hanya beroirentasi kepada individualitas materealistis dengan tendensi kearah hedonisme, dan penuh dengan budaya instan
Selanjutnya sade begitu sangat jelas menggambarkan bahwa perjuangan menjalani hidup ini bukanlah hanya sebuat prestasi yang dituntut oleh lingkungan sekitar untuk mendapatkan pujian;
There is a woman in Somalia
The sun gives her no mercy
The same sky we lay under
Burns her to the bone
Long as afternoon shadows
It's gonna take her to get home
Each grain carefully wrapped up
Pearls for her little girl
Hallelujah
Hallelujah
Sebetulnya saya agak ragu untuk memahami makna dari lagu pearl, karena materi lagu ini bagi saya pribadi sangat dalam jadinya belum berani untuk memahami seluruhnya. Lagu Pearl sendiri ada ada di album ke empat dengan titel album love deluxe yang dirilis pada tahun 1992. Pada masa itu saya masih duduk di bangku sekolah dasar, tapi saya pertama kali mengenal sade melalui lagu smooth operator, sekitar awal 1990an radio masih memutarkan lagu tersebut namun saya belum tahu siapa yang menyanyikan lagu tersebut.
Baru awal tahun 2000, awal saya kuliah saya baru tahu sadelah yang menyanyikan lagu tersebut. Kalau kita lihat latar belakang sade, kita akan tahu bahwa perjalanan hidupnya dimulai dari sebuah keluarga yang tidak utuh. orang tua sade bercerai, terlahir dengan nama Helen Folasade Adu (16 January 1959) dengan mempunyai satu orang adik yang bernama Banji adu. Nama tengah yaitu Folasade berarti "honour confers your crown", yah kalau diindonesiakan kurang lebih Kehormatan yang memahkotai anda (dibaca "dirinya").
Kembali ke lagu Pearl, materi lagu tersebut bisa dikatakan luar biasa, karena dia mampu mengungkap sebuah bagian lain dari sebuah kehidupan melalui sosok wanita nigeria yang untuk sebagian orang tidak pernah dianggap ada keberadaannya.
Sade menuangkan kedalam sebuah lagu denagn sangat sempurna;
There is a woman in Somalia
Scraping for pearls on the roadside
There's a force stronger than nature
Keeps her will alive
This is how she's dying
She's dying to survive
Don't know what she's made of
I would like to be that brave
Dari penggalan lirik diatas membuat saya merinding, kenapa?, karena sade begitu jelas menggambarkan perjuangan seorang wanita yang berjuang untuk hidupnya demi hidupnya
She cries to the heaven above
There is a stone in my heart
She lives a life she didn't choose
And it hurts like brand-new shoes
dia juga menggambarkan bagaimana sulitnya menjalani hidup ditengah negara afrika yang sangat miskin," She cries to the heaven,There is a stone in my heart She lives a life she didn't choose And it hurts like brand-new shoes", lihat begitu gamblangnya sade menggambarkan asa dari sebuah perempuan tersebut dimana mengeluh kepada manusia pun tidak ada artinya hanya kepada tuhan saja dia mengeluh mengenenai kehidupan yang dijalani tetapi bukan yang diinginkan, bisa dikatakan seperti batu sandungan atau duri dalam daging. Kalau dilihat untuk kehidupan sekarang saya denngan bercermin kepada lagu Pearl seharusnya perempuan-perempuan masa kini malu terhadap kehidupannya yang hanya beroirentasi kepada individualitas materealistis dengan tendensi kearah hedonisme, dan penuh dengan budaya instan
Selanjutnya sade begitu sangat jelas menggambarkan bahwa perjuangan menjalani hidup ini bukanlah hanya sebuat prestasi yang dituntut oleh lingkungan sekitar untuk mendapatkan pujian;
There is a woman in Somalia
The sun gives her no mercy
The same sky we lay under
Burns her to the bone
Long as afternoon shadows
It's gonna take her to get home
Each grain carefully wrapped up
Pearls for her little girl
Hallelujah
Hallelujah
Lihat
dibagian terakhir terdapat kata Halleujah, yang secara verba merupakan
dua buah suku kata yang digabungkan Hallelu+Yah(YAHWEH) yang merupakan
kata dari bahasa yahudi yang berti terpujilah TUHAN, betapa memalukan
saya kalau saya mendengar lagu, karena hal tersebut tidak pernah atau
jarang saya lakukan.
Sabtu, 18 Agustus 2012
1995 - Fake Plastik Tree
Radiohead - Fake Plastic Tree, astaga saya kembali mengenang masa lalu tepat sekitar tahun 1995, smp tepatnya, saya kembali mengenag masa itu setelah saya mendengarkan lagu dari radiohead - Fake Plastic Tree. Dimasa itulah saya diperkenalkan dengan dunia musik yang diawali dari musik alternative setelah saya mengenal nirvana, lalu mengenal genre british rock mulai dari band radiohead. Betapa menyenangkan masa itu walaupun pada saat saya smp tidak punya banyak teman, hanya beberapa saja, betapa menyenangkan masa itu dimana saya bisa tersenyum dan tertawa sembaring mendengarkan Radiohead di Mtv. Di era 1995 dimana saya mulai mengenal musik-musik bergenre alternative dan british rock (saya betapa merindukan masa-masa itu), dimana musik pada saat itu memberikan pengaruh yang kuat pada era sesudahnya terutama bagi musisi indie pada pertengahan 1990, era dimana musik begitu bebas dan lepas dan memberikan banyak pilihan bagi kita untuk mengenal musik salah satu yang sangat terpengaruh dari musik alternative adalah band
indie asal jakarta ToiletSound, dan yang lain yang sangat kental
pengaruh british rock adalah Planet Bumi, Cherrybomshell, kemudian Pure
Saturday, tahun 1995, tahun dimana saya selalu mendengarkan dan ditemani Radiohead dengan fake plastic tree.
Masa dimana musik bisa menjadikan penghiburan bagi mereka yang tidak bisa mendapatkan kebahagian di dalam keluarga dan atau sebagai bahan sindiran bagi manusia melalui metafor-metafor yang terkadang terdengar sangat absurd bahkan terkadang surealis.
Lagu Fake Plastic Tree kalau dilihat dari beberapa penggalan liriknya sebenarnya metafor yang digunakan adalah sedikit kental warna surialisme, dan itu tergambar jelas dalam video clipnya itu pun bagi mereka yang menyadarinya. dimulai dengan sang vokalis tom york yang duduk diatas trolly barang dan bergerak ke arah minuman-minuman yang berkemasan plastik nah saya akan hubungkan dengan penggalan liriknya;
Her green plastic watering can
For her fake Chinese rubber plant
In the fake plastic earth
That she bought from a rubber man
In a town full of rubber plans
To get rid of itself
Tampak bahwa disini sang penulis berusaha mempersonafikasikan perempuan dengan plastik secara harafiah perempuan menggunakan plastik. Timbul pertanyaan apa maksdunya, inilah yang saya namakan metafor surialis, sangat pintar penulis lagu menggambarkan perempuan. Lalu penggalan lirik berikutnya;
She lives with a broken man
A cracked polystyrene man
Who just crumbles and burns
He used to do surgery
For girls in the eighties
But gravity always wins
Sang penulis sangat tepat menggambarkan sebuah realitas dari ego atau tepatnya SUPER EGO dari laki-laki yang menyebabkan sang perempuan menjadi objek dari sebuah sensualitas sexual secara harafiah, akibatnya perempuan disini hanyalah sebuah objek yang sifatnya komplementari yang tidak ada artinya, saya baru sadar begitu dalam arti dari lagu Radiohead - Fake Plastic Tree, dimana waktu saya mengenal lagu ini masih binggung dengan metafor-metafor yang digunakan mungkin ini dikarenakan keterbatasan wawasan saya dalam mengenal khiasan sampai sekarang pun saya masih binggung denga lagu yang menggunakan sebuah metafor, kalau seandainya pembaca yang budiman masih binggung saya akan jelaskan dengan bahasa yang sederana.
Ada pun maksud dari Fake Plastic Tree adalah sebuah fenomena sosial yang dilakoni oleh perempuan dalam dunianya yang terkadang menuntut kesempurnaan fisik secara harafiah. disinilah letak dari arti lagu tersebut dimana perempuan demi sebuah kesempurnaan rela melakukan sebuah perubahan fisik melalui jalan operasi plastik, memang benar ada pepatah yang mengatakan beauty is paind/cantik itu adalah menyakitkan, sangat absurd tapi itulah kenyataan yang sekarang terjadi dan direkam sejak tahun 1995 oleh Radiohead.
Ya dilain pihak memang menguntungkan sebagian pihak dalam hal ini adalah ahli estetika, karena mereka diuntungkan dan mendapatkan pundi-pundi uang yang banyak. Fairkah hal tersebut dalam sebuah kehidupan?, saya jawab iya karena kehidupan berjalan terus sehingga setiap zaman menggandung anak zaman yang terkadang absurd, kalu kita mau melihat salah satu contoh yang terjadi adalah di Korea Selatan dimana sebuah operasi plastik adalah sebuah kelaziaman dimana setiap anak perempuan yang berusia 17 tahun (kalau tidak salah) atau tepatnya sudah remaja berhak mendapatkan kado sebuah operasi plastik, dimana dalam padangan masyarakat korea dengan dilakukannya sebuah operasi palastik dapat merubah nasib anaknya, karena standar hidup dikorea sangat mahal dan standar kecantikan sangatlah tinggi, dimana Operasi plastik menjadi sebuah industri yang mengguntungkan, adakah resikonya saya dari operasi plastik? jawab ada yaitu kematian, contoh salah satu pemenang ajang kontes Idol asal china tewas bernama Wang Bei, meninggal karena kesalahan prosedur. Kontestan Idol China bernama Wang Bei Meninggal saat Operasi Plastik -
Tragis. Perempuan cantik yang merupakan kontestan Super Girls 2005, Wang
Bei, meninggal saat menjalani operasi plastik, di Wuhan, provinsi Hubei,
China, pekan lalu. Penyanyi dan model berusia 24 tahun itu menjalani
operasi wajah. Diduga akibat dokter membuat kesalahan, darah mengalir ke
paru-parunya hingga Wang meninggal karena mati lemas. Kantor berita Xinhua melaporkan, ‘kecelakaan anestesi’ telah terjadi
selama prosedur di Zhong'ao Cosmetic Surgery Hospital. Diberitakan bahwa
sang dokter telah diam-diam mengirim sang pasien ke Rumah Sakit Wuhan
161. Itu salah satu kejamnya dunia industri kecantikan.
Adapun disisi lain wanita menjalankan sebuah operasi kecantikan atas tutuntan pasangannya yang menuntut kesempurnaan yang mengakibatkan perempuan selalu ditekan oleh Ego pria.
She lives with a broken man
A cracked polystyrene man
Who just crumbles and burns
He used to do surgery
For girls in the eighties
Jadi kita tidak bisa menyalahkan perempuan yang menuntut kesempurnaan fisik, karena dibalik itu semua ada yang mendorong mereka melakukan perbuatan keji tersebut antara lain adalah kita sebagai pria yang selalu menuntut kesempurnaan, sehingga atas hal tersebut kitalah yang sepenuhnya menanggung kesalahanya, karena perempuan disini sebagai korban, patutkah kita memberi penilaian yang sangat skeptis?? hanya anda para pembaca yang berhak menjawab hal tersebut.
Diakhir lagu tersebut ada penggalan lirik yang menggunakan metafor yang sangat absurd dan realis;
"But gravity always wins" , apakah artinya ini, saya akan menjelaskan bahwa gravitasi mempunyai sifat yang menarik ke bawah bila disinonimkan sama dengan dosa yang selalu menarik ke dalam jurang maut menuju kematian yang kekal, disisi gravitasi bisa diartikan penjaga kehidupan manusia, seperti gravitasi, yang selalu menjaga manusia agar selalu berada di darat dan tidak melayang-layang, ya gravitasi bisa diartikan TUHAN yang menjaga adn yang maha tahu, bahkan dia menelisik manusia sampai ke dalam, susum tulang, TUHAN akan memberikan tuian yang pantas sebagai mana kita menabur seluruh perbuatan kita.
Her green plastic watering can
For her fake Chinese rubber plant
In the fake plastic earth
That she bought from a rubber man
In a town full of rubber plans
To get rid of itself
It wears her out, it wears her out
It wears her out, it wears her out
She lives with a broken man
A cracked polystyrene man
Who just crumbles and burns
He used to do surgery
For girls in the eighties
But gravity always wins
It wears him out, it wears him out
It wears him out, it wears...
She looks like the real thing
She tastes like the real thing
My fake plastic love
But I can't help the feeling
I could blow through the ceiling
If I just turn and run
And It wears me out, it wears me out
It wears me out, it wears me out
And If I could be who you wanted
If I could be who you wanted all the time
Jumat, 22 Juni 2012
EP HOMOGENIC Get Up And Go
Ini merupakan salah satu materi untuk album terbaru mereka tepatnya EP
album, kalau dibandingkan dengan dua album mereka terdahulu (bagi mereka
yang mengikuti perkembangan Homogenic) pasti akan merasakan perbedaan
yang mendasar. Dua album mereka sebelumnnya sangat Gloomy dan ditambah
nuasa gelap yang didukung dari suara Risa ex Homogenic. Kemudian album
ketiga mereka rilis sampai dengan keluarnya singel terbaru mereka yang
bertitel Get Up And Go (OST Demi Ucok) akan terasa tranformasi perubahan
yang mendasar. Nuansa Ceria sangat dominan, dan hal-hal yang bersifat
Universal sangat kenta terkandung l secara explisit maupun inplisit.
Adapun yang menjadi catatan penting disini adalah dari aspek penulisan
lagu dan pemilihan notasi nada sebagai rhtem vocal sangat terlihat
semakin dewasa atau proses kreatif bereka untuk mengahasilkan karya
semakin baik, itu merupakan sesuatu perubahan positif yang bisa kita
pahami dan nikmati, artinya Homogenic yang baru telah berhasil
melepaskan diri dari karakter Gloomy Risa yang sangat dominan dalam
setiap penggemar Homogenic. Saya pribadi sendiri kalau ditanya tentang
Homogenic pasti yang ada dibayangan benak saya adalah Homogenic dengan
nuansa Gloomy dan karakter suara Risa yang soulfull dan Gloomy.
Langganan:
Postingan (Atom)